Menu

12 January, 2011

Pengenalan serta Sejarah Bahasa C++

Semester 1 telah saya lalui dalam bangku kuliah, sedikit banyaknya saya telah mendapatkan ilmu pengetahuan, dan saya juga ingin berbagi dalam ruang yang saya kelola ini. adapun yang ingin saya post dalam ruang ini adalah tentang materi C++, sebelum saya memposting tentang coding C++ ke depannya, alangkah baiknya jika saya jelaskan dahulu pengenalan dari C++ itu sendiri. Bahasa C++ diciptakan oleh Bjarne Stroustrup di AT&T Bell Laboratories awal tahun 1980-an berdasarkan C ANSI (American National Standard Institute). Pertama kali, prototype C++ muncul sebagai C yang di percanggih dengan fasilitas kelas. Bahasa tersebut di sebut C dengan kelas (C with class). Selama tahun 1983-1984, C dengan kelas disempurnakan dengan menambahkan fasilitas pembeban lebihan operator dan fungsi yang kemudian melahirkan apa yang disebut C++. Simbol ++ merupakan operator C untuk operasi penaikan, simbol itu muncul untuk menunjukkan bahwa bahasa baru merupakan versi yang lebih canggih dari C.

Structur Program Pada C++ :

Komentar
Komentar di gunakan untuk memberi informasi/dokumentasi tentang program atau code yang ada. Dalam C atau C++ setiap tulisan yang di apit oleh simbol /*...*/ untuk multi baris atau setiap baris yang di mulai dengan simbol // dianggap komentar dan tidak akan dikompilasi compiler.

Preprocessor Directive
Disebut juga pengarah compiler karena berfungsi mengatur proses kompilasi. #include merupakan satu jenis pengarah preprocessor yang digunakan untuk membaca file yang dinamakan file judul (header file). iostream.h merupakan file header yang merupakan standard library dari C++.

Fungsi Utama dan Fungsi Tambahan.
Fungsi utama (main) harus ada dalam setiap program. karena fungsi utamalah fungsi yang akan dieksekusi pertama kali.

Bagian Definisi Fungsi
Diawali dengan tanda kurawal buka { merupakan tanda awal fungsi main dan tanda kurawal tutup } merupakan tanda berakhirnya fungsi main atau fungsi tambahan. Definisi fungsi berisi sekumpulan code yang nanti akan dieksekusi bila fungsi tersebut dipanggil. aturan umum penulisan bahasa C++:
  • Case sensitive, bahasa C++ membedakan penulisan huruf besar dan kecil.
  • Setiap statement diakhiri denngan tanda ";"
  • Tidak boleh ada variabel ganda, maupun konflik dengan reserved word
  • Pada subroutine atau fungsi harus diapit oleh kurung kurawal ({...})
  • Setiap variabel yang digunakan wajib dideklarasikan terlebih dahulu

Bagian Deklarasi
Bagian yang akan mendeklarasikan variabel, konstanta, fungsi, dan lain-lain.

08 January, 2011

Program Mindjet Manager untuk membuat Peta Konsep

Sudah menjadi kebiasaan bagi saya untuk menyajikan postingan tentang artikel, software, atau aplikasi  atau apalah yang biasa sahabat-sahabat saya tanyakan kepada saya. dan tadi malam ada salah satu sahabat yang ada di seberang pulau sana menanyakan tentang Program untuk membuat peta konsep, saya pun ngak tau oi, yah saya juga belum menggunakan juga gan,,,Heheeee,! tapi karena ngak tau itu,saya cari tau gan,!!! yah siapa tau juragan-juragan ini juga butuh software yang demikian. Setelah berkeliling kesana kemari didunia maya, akhirnya saya bisa menemukan sebuah software yang seperti software Mindjet Manager inilah yang di cari oleh sahabat saya. dimana dengan software ini kita bisa membuat peta konsep dari suatu materi pelajaran, kemudian bisa menambahkan beberapa contoh multimedia dan bahkan link-link menuju internet secara langsung seperti halnya yang dapat kita lakukan dengan menggunakan Powerpoint. di atas merupakan tampilan dari software Mindjet Manager. terus kalau juragan-juragan ini mau mendownload softwarenya dapat KLIK DI SINI. Dan semoga artikel ini dapat bermanfaat buat juragan-juragan sekalian...! HeheheeE2", jangan lupa datang lagi besok gan!!!

16 December, 2010

Pick List Excel 2007

Menggunakan Pick List pada Microsoft Excel 2007. Andaikan kita mempunyai data seperti ini:

Column 1  |  Column 2
   A                   1
   A                   2
   B                   3
   B                   4
   C                   5
   C                   6


Dan apa yang saya miliki dalam tabel LAIN adalah sebagai berikut:
Entry 1 <<(Pick List = Kolom 1 di atas)>>
Entry 2 <<(Pick List = Kolom 2 di atas, TAPI mempertimbangkan Entry 1)>> 

Note:  ENTRY 1 dan ENTRY 2  adalah dua sel dimana pengguna diminta untuk memilih sesuatu dari daftar.

Karena itu, jika pengguna memilih B dalam Entry 1, maka saya ingin Entry 2 daftar memilih hanya untuk menunjukkan "3" dan "4".

Fungsi VLOOKUP

Fungsi VLOOKUP digunakan untuk membaca suatu data secara vertikal, lalu mengambil nilai yang diinginkan pada table tersebut berdasarkan kunci tertentu. Fungsi ini adalah yang paling sering digunakan daripada fungsi HLOOKUP. Misalnya kita mempunyai data Customer pada Sheet1 dimana pada tabel tersebut tersimpan informasi sbb:
-     ID_Customer
-     Nama_Customer
-     Alamat


Lalu pada Sheet2, kita ingin jika kita telah menginput ID_Customer pada suatu sell di kolom A, secara otomatis pada sell sebelahnya di kolom B  muncul Nama_Customer nya. Maka untuk mewujudkan hal ini, diperlukan rumus VLOOKUP.
Bentuk umum penulisan fungsi ini adalah sbb:

=VLOOKUP(Lookup_value, Table_array, Col_index_num, range_lookup)

 Keterangan :
Lookup_value adalah sel referensi/nilai yang hendak dijadikan kunci dalam pencarian data.
Table_array adalah tabel/range yang merupakan table yang menyimpan data yang hendak kita cari.
Catatan Penting !
·        Usahakan Table_array sudah disort pada field kunci nya (baik secara ascending ataupun descending)
·        Huruf besar ataupun huruf kecil dianggap sama saja atau diabaikan pada field kunci di Table_array.
Col_index_num   adalah nomor kolom yang hendak kita ambil nilainya. Col_index_num harus berisi nilai sama dengan atau lebih besar dari 1. Jika kurang dari 1, VLOOKUP akan mengembalikan nilai error = #VALUE!. Jika col_index_num lebih besar dari jumlah kolom pada table_array nya, VLOOKUP akan mengembalikan nilai error = #REF!.
Range_lookup   adalah nilai logika TRUE / FALSE yang mana VLOOKUP akan mencari data secara tepat atau secara kira-kira atau pendekatan.
·        Jika range_lookup kita isi TRUE, maka yang akan digunakan adalah metode pendekatan atau kira-kira. Seandainya nilai yang kita cari tidak ada, maka yang akan diambil adalah nilai yang lebih besar pada sell berikutnya dimana nilainya lebih kecil atau sama dengan nilai lookup_value (field kunci). Seandainya tidak ada nilai yang lebih kecil atau sama dengan nilai lookup_value (field kunci), maka VLOOKUP akan mengembalikan nilai error = #N/A.
·        Adapun jika range_lookup kita isi FALSE, maka yang akan digunakan adalah metode tepat. Pada metode tepat ini, jika VLOOKUP tidak menemukan data yang kita cari, maka ia akan mengembalikan nilai error = #N/A, padahal kita ingin jika ia tidak menemukan data yang kita cari, inginnya sell ini diisi dengan nilai 0 atau nilai lainnya yang kita inginkan. Maka untuk mengatasi hal ini, gunakan rumus IF(logical_test,value_if_true,value_if_false) dan ISERROR(Value).

Pick List

Pick List adalah sebuah daftar pilihan yang dapat ditampilkan dalam windows dan dari yang biasanya hanya satu item yang dapat dipilih. Pick List juga dapat di artikan suatu komponen pilihan sederhana dimana satu set item dapat dipilih dari daftar yang berisi semua item yang tersedia dan pindah ke sebuah daftar yang berisi item yang dipilih.
untuk contoh klik di sini.