Menu

16 December, 2010

Pick List Excel 2007

Menggunakan Pick List pada Microsoft Excel 2007. Andaikan kita mempunyai data seperti ini:

Column 1  |  Column 2
   A                   1
   A                   2
   B                   3
   B                   4
   C                   5
   C                   6


Dan apa yang saya miliki dalam tabel LAIN adalah sebagai berikut:
Entry 1 <<(Pick List = Kolom 1 di atas)>>
Entry 2 <<(Pick List = Kolom 2 di atas, TAPI mempertimbangkan Entry 1)>> 

Note:  ENTRY 1 dan ENTRY 2  adalah dua sel dimana pengguna diminta untuk memilih sesuatu dari daftar.

Karena itu, jika pengguna memilih B dalam Entry 1, maka saya ingin Entry 2 daftar memilih hanya untuk menunjukkan "3" dan "4".

Fungsi VLOOKUP

Fungsi VLOOKUP digunakan untuk membaca suatu data secara vertikal, lalu mengambil nilai yang diinginkan pada table tersebut berdasarkan kunci tertentu. Fungsi ini adalah yang paling sering digunakan daripada fungsi HLOOKUP. Misalnya kita mempunyai data Customer pada Sheet1 dimana pada tabel tersebut tersimpan informasi sbb:
-     ID_Customer
-     Nama_Customer
-     Alamat


Lalu pada Sheet2, kita ingin jika kita telah menginput ID_Customer pada suatu sell di kolom A, secara otomatis pada sell sebelahnya di kolom B  muncul Nama_Customer nya. Maka untuk mewujudkan hal ini, diperlukan rumus VLOOKUP.
Bentuk umum penulisan fungsi ini adalah sbb:

=VLOOKUP(Lookup_value, Table_array, Col_index_num, range_lookup)

 Keterangan :
Lookup_value adalah sel referensi/nilai yang hendak dijadikan kunci dalam pencarian data.
Table_array adalah tabel/range yang merupakan table yang menyimpan data yang hendak kita cari.
Catatan Penting !
·        Usahakan Table_array sudah disort pada field kunci nya (baik secara ascending ataupun descending)
·        Huruf besar ataupun huruf kecil dianggap sama saja atau diabaikan pada field kunci di Table_array.
Col_index_num   adalah nomor kolom yang hendak kita ambil nilainya. Col_index_num harus berisi nilai sama dengan atau lebih besar dari 1. Jika kurang dari 1, VLOOKUP akan mengembalikan nilai error = #VALUE!. Jika col_index_num lebih besar dari jumlah kolom pada table_array nya, VLOOKUP akan mengembalikan nilai error = #REF!.
Range_lookup   adalah nilai logika TRUE / FALSE yang mana VLOOKUP akan mencari data secara tepat atau secara kira-kira atau pendekatan.
·        Jika range_lookup kita isi TRUE, maka yang akan digunakan adalah metode pendekatan atau kira-kira. Seandainya nilai yang kita cari tidak ada, maka yang akan diambil adalah nilai yang lebih besar pada sell berikutnya dimana nilainya lebih kecil atau sama dengan nilai lookup_value (field kunci). Seandainya tidak ada nilai yang lebih kecil atau sama dengan nilai lookup_value (field kunci), maka VLOOKUP akan mengembalikan nilai error = #N/A.
·        Adapun jika range_lookup kita isi FALSE, maka yang akan digunakan adalah metode tepat. Pada metode tepat ini, jika VLOOKUP tidak menemukan data yang kita cari, maka ia akan mengembalikan nilai error = #N/A, padahal kita ingin jika ia tidak menemukan data yang kita cari, inginnya sell ini diisi dengan nilai 0 atau nilai lainnya yang kita inginkan. Maka untuk mengatasi hal ini, gunakan rumus IF(logical_test,value_if_true,value_if_false) dan ISERROR(Value).

Pick List

Pick List adalah sebuah daftar pilihan yang dapat ditampilkan dalam windows dan dari yang biasanya hanya satu item yang dapat dipilih. Pick List juga dapat di artikan suatu komponen pilihan sederhana dimana satu set item dapat dipilih dari daftar yang berisi semua item yang tersedia dan pindah ke sebuah daftar yang berisi item yang dipilih.
untuk contoh klik di sini.

11 November, 2010

Cara Beriklan di AdsenseCamp.com

Di bawah ini adalah cara memasang iklan yang harus dilakukan oleh seorang Advertisers :


1.Silakan lakukan pendaftaran terlebih dahulu dengan mengklik Adsensecamp.com lalu klik tulisan "Create Advertise Account" seperti yang terlihat pada gambar di bawah ini :



2. Lakukan registrasi dengan mengisikan data diri Anda seperti yang terlihat pada gambar di bawah ini :


Setelah registrasi sukses, AdsenseCamp akan mengirimkan email aktivasi ke alamat email yang Anda daftarkan


3. Lakukan konfirmasi pendaftaran pada email yang kami kirimkan dengan mengklik pada URL seperti di bawah ini :


Selanjutnya, Anda akan mendapatkan konfirmasi yang menyatakan bahwa Anda telah menjadi member AdsenseCamp.com


 4. Login ke AdsenseCamp.com dengan menggunakan username dan password Anda.


5. Setelah masuk pada member area pilih Advertiser dan klik pada menu "Pasang Iklan".



6. Pasang materi iklan yang Anda inginkan lalu tekan SUBMIT apabila Anda sudah mengisikan seluruhnya.


7. Setelah pasang Iklan Sukses, lakukan pembayaran sesuai dengan petunjuk yang kami berikan.


8. Iklan Anda bisa segera ditayangkan setelah kami mendapatkan bukti pembayaran dari Anda.

Note : jika anda ingin menjadi publisher, klik http://adsensecamp.com/?ref_id=64315 lalu klik "Create Publisher Account" lalu ikutin instruksi selanjutnya ya,,,
HeheeE2,,,
:-)

Flowchart

           Flowchart adalah penggambaran secara grafik dari langkah-langkah dan urut-urutan prosedur dari suatu program. Flowchart menolong analis dan programmer untuk memecahkan masalah kedalam segmen-segmen yang lebih kecil dan menolong dalam menganalisis alternatif-alternatif lain dalam pengoperasian. Flowchart biasanya mempermudah penyelesaian suatu masalah khususnya masalah yang perlu dipelajari dan dievaluasi lebih lanjut.

           Pedoman-pedoman membuat  Flowchart :
          Bila seorang analis dan programmer akan membuat flowchart, ada beberapa petunjuk yang harus diperhatikan, seperti :
1. Flowchart digambarkan dari halaman atas ke bawah dan dari kiri ke kanan.
2. Aktivitas yang digambarkan harus didefinisikan secara hati-hati dan definisi ini harus dapat dimengerti oleh pembacanya.
3. Kapan aktivitas dimulai dan berakhir harus ditentukan secara jelas.
4. Setiap langkah dari aktivitas harus diuraikan dengan menggunakan
deskripsi kata kerja, misalkan MENGHITUNG PAJAK PENJUALAN.
5. Setiap langkah dari aktivitas harus berada pada urutan yang benar.
6. Lingkup dan range dari aktifitas yang sedang digambarkan harus ditelusuri dengan hati-hati. Percabangan-percabangan yang memotong aktivitas yang sedang digambarkan tidak perlu digambarkan pada
flowchart yang sama. Simbol konektor harus digunakan dan percabangannya diletakan pada halaman yang terpisah atau hilangkan seluruhnya bila percabangannya tidak berkaitan dengan sistem.
7. Gunakan simbol-simbol flowchart yang standar.


Jenis-Jenis Flowchart :
Flowchart terbagi atas lima jenis, yaitu :
§ Flowchart Sistem (System Flowchart)
§ Flowchart Paperwork / Flowchart Dokumen (Document Flowchart)
§ Flowchart Skematik (Schematic Flowchart)
§ Flowchart Program (Program Flowchart)
§ Flowchart Proses (Process Flowchart)